PT Radio Insania Mataram melaksanakan kegiatan Pelaksanaan Uji Layak Operasi (ULO) Program, Sarana dan Prasarana Penunjang Siaran Lembaga Penyiaran Radio Swasta yang diajukan untuk operasional 101,1 Insania FM Sumbawa sebagai bagian dari jaringan media Insania FM Radio Network.
Kegiatan Uji Layak Operasi tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 11 hingga 13 Mei 2024. Hadir dalam kegiatan tersebut, Direktur Utama PT Radio Insania Mataram, Ahmad Faisal Siregar, Komisaris Utama Insania FM Radio Network, Andre M. Sastro serta perwakilan Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Muhammad Tomy Setiawan dan Muhammad Topan.
Pelaksanaan ULO dilakukan untuk memastikan kesiapan program siaran, kelayakan perangkat teknis, serta sarana dan prasarana pendukung penyiaran agar sesuai dengan ketentuan dan standar operasional lembaga penyiaran radio swasta.
Berdasarkan hasil pelaksanaan Uji Layak Operasi, lembaga penyiaran radio swasta 101,1 Insania FM Sumbawa dinyatakan siap dengan format siaran yang mengusung tema Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) serta Kebencanaan dengan mendapatkan hak siar selama 10 tahun dengan Izin Penyelenggaraan Penyiaran yang berlaku mulai 14 Mei 2026 hingga 13 Mei 2036. Kehadiran radio ini diharapkan mampu menjadi media informasi, edukasi, dan pelayanan publik yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya warga Kabupaten Sumbawa.
Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Tomy Setiawan menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan oleh pihak perusahaan.
“Saya juga mengucapkan banyak terima kasih yang sudah menyambut kami dengan sangat baik. Semoga ke depannya Radio Insania FM Sumbawa semakin maju, sukses, dan bermanfaat bagi masyarakat, khususnya warga Sumbawa,” ujarnya.
Dengan terlaksananya Uji Layak Operasi ini, PT Radio Insania Mataram optimistis 101,1 Insania FM Sumbawa beroperasi secara maksimal sebagai media penyiaran yang informatif, edukatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.