Masyarakat Kabupaten Gorontalo diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau. Dalam sekitar empat bulan terakhir, hampir 20 kejadian kebakaran lahan dilaporkan terjadi di wilayah Kabupaten Gorontalo.
Kepala BPBD Kabupaten Gorontalo, Udin M.N. Pango, mengatakan sebagian kejadian kebakaran dipicu oleh kelalaian manusia, seperti membakar sampah tanpa pengawasan, membuang puntung rokok sembarangan, hingga persoalan arus listrik.
Untuk meningkatkan kesiapsiagaan, BPBD mendorong masyarakat, keluarga, maupun pengelola gedung untuk menyiapkan jalur evakuasi dan alat pemadam api ringan (APAR). Kesiapan tersebut penting agar masyarakat mengetahui langkah yang harus dilakukan ketika terjadi keadaan darurat.
Udin menegaskan, pencegahan menjadi langkah utama untuk mengurangi risiko kebakaran. Masyarakat juga diimbau tidak panik apabila kebakaran terjadi dan segera menghubungi petugas pemadam kebakaran.
BPBD Kabupaten Gorontalo menyediakan layanan pengaduan kebakaran selama 24 jam melalui nomor 0853-9979-9400. Masyarakat juga diminta tidak menghambat akses petugas dengan berkumpul atau memadati lokasi kejadian.
Dengan kondisi musim kemarau yang masih berlangsung, masyarakat diharapkan terus meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai sumber yang dapat memicu kebakaran, terutama aktivitas pembakaran terbuka dan penggunaan instalasi listrik.
BPBD Kabupaten Gorontalo mengingatkan bahwa kesiapsiagaan bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas, tetapi membutuhkan peran aktif masyarakat untuk mencegah kebakaran dan meminimalkan risiko ketika bencana terjadi.