Setiap sore di bulan Ramadan, menjelang waktu berbuka, orang-orang Ternate menggunakan radio sebagai penunjuk waktu. Dahulu, radio menjadi alat bertukar kabar yang dikenal sebagai radiogram. Orang-orang yang tidak memiliki perangkat telepon akan menuliskan pesan di stasiun radio untuk dibacakan menjelang berbuka. Pesan-pesan itu dapat berupa kabar duka, pesan penting, hingga pengumuman dari pelosok. Karena fungsinya yang vital, radio bahkan diputar di masjid-masjid lewat pelantang sebelum berbuka puasa. Jika radio terlambat, radio yang salah.