Pemerintah terus mengembangkan perpustakaan berbasis inklusi sosial melalui program KALIBER (Kawasan Literasi Bergerak). Program tersebut melibatkan berbagai komunitas untuk memperluas akses literasi hingga ke tingkat kelurahan. Melalui kolaborasi antara pemerintah, komunitas, sekolah, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya, budaya membaca di Kota Ternate diharapkan terus tumbuh. Masyarakat pun diajak membiasakan membaca sedikitnya 15–20 menit setiap hari sebagai langkah sederhana untuk menciptakan generasi yang cerdas, kritis, dan siap menghadapi tantangan masa depan.