Menjaga keharmonisan rumah tangga tidak selalu tentang melakukan hal-hal besar. Terkadang, kesediaan mendengarkan, memilih kata yang tepat, dan memberi ruang bagi pasangan untuk menyampaikan perasaan justru menjadi hal penting dalam merawat hubungan suami istri.
Hal tersebut dibahas dalam program RadioTalk Sapa Umi & Abi di Insania FM Radio Network, yang mengangkat tema “Menjaga Hati Pasangan Lewat Komunikasi yang Baik”. Perbincangan ini menghadirkan Umi Fitria Yusuf, Direktur Bidang Usaha sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Daarul Hikmah Luwuk, Banggai.
Dalam dialog tersebut, Umi Fitria mengingatkan bahwa menjaga perasaan pasangan merupakan tanggung jawab bersama. Hubungan suami istri perlu dirawat dengan ketulusan, kasih sayang, dan kesadaran bahwa keluarga merupakan amanah yang perlu dijaga sesuai nilai-nilai Islam.
Ia juga mengajak pasangan untuk membangun komunikasi yang sehat dengan menyampaikan perasaan secara jujur dan menjadi pendengar yang baik. Sebelum mengambil kesimpulan, setiap pasangan perlu memberikan kesempatan kepada satu sama lain untuk menjelaskan keadaan secara utuh, sehingga prasangka tidak berkembang menjadi konflik.
Memilih waktu berbicara juga menjadi hal yang perlu diperhatikan. Ketika emosi sedang memuncak, percakapan berisiko berubah menjadi pertengkaran. Karena itu, memberi jeda hingga suasana lebih tenang dapat membantu pasangan membicarakan persoalan dengan kepala dingin.
Selain isi pembicaraan, cara menyampaikan pesan turut memengaruhi hubungan. Umi Fitria menyarankan agar pasangan membiasakan diri mengungkapkan perasaan tanpa langsung menyalahkan. Mengatakan apa yang dirasakan, misalnya, dapat membuka ruang dialog yang lebih baik dibandingkan menggunakan kalimat yang membuat pasangan merasa diserang.
Komunikasi yang sehat juga berarti bersedia mendengarkan tanpa memotong pembicaraan, menghargai emosi pasangan, serta tidak melupakan apresiasi atas hal-hal sederhana. Ucapan terima kasih dan pujian yang tulus dapat menjadi cara sederhana untuk menjaga kedekatan di tengah kesibukan sehari-hari.
Dalam perspektif Islam, pernikahan merupakan perjalanan ibadah yang membutuhkan kesabaran dan kemauan untuk terus belajar. Mengelola ego, saling mendoakan, serta meluruskan niat dalam membangun keluarga menjadi bagian dari ikhtiar menjaga hubungan agar tetap dilandasi keimanan dan kasih sayang.
Menutup perbincangan, Umi Fitria mengingatkan pentingnya menjaga lisan dan perilaku, termasuk ketika menghadapi persoalan di hadapan anak-anak. Cara orang tua berkomunikasi dan menyelesaikan masalah dapat menjadi teladan yang membekas dalam kehidupan mereka.
Melalui program Sapa Umi & Abi dengan tagline “Teman Umi, Sahabat Abi, Menginspirasi Keluarga”, Insania FM mengajak pendengar untuk kembali melihat komunikasi sebagai bagian penting dalam merawat keluarga. Sebab, keharmonisan tidak hanya dibangun melalui rasa cinta, tetapi juga melalui kesediaan untuk saling mendengar, memahami, dan bertumbuh bersama.