Sagu bukan hanya pangan tradisional, tetapi juga identitas budaya yang memiliki potensi besar di pasar global. Semangat inilah yang diusung Kagōunga, jenama asal Ternate, Maluku Utara, yang menghadirkan inovasi berbasis sagu melalui produk pangan modern dan karya seni.

Tak hanya berfokus pada inovasi pangan, Kagōunga juga memperkenalkan budaya Maluku Utara melalui album musik bertajuk Magori yang berisi 18 lagu. Album tersebut mengangkat berbagai cerita tentang sejarah, budaya, hingga filosofi kehidupan masyarakat Maluku Utara dalam balutan musik modern.