Pesan tersebut mengemuka dalam program FRASA (Frekuensi Rasa) Insania FM Ternate, bersama psikolog Dini Yulia Kurniati, M.Psi., Psikolog. Edisi spesial Hari Sumpah Pemuda ke-98 ini mengangkat pentingnya empati dan ketangguhan emosional dalam kehidupan anak muda.
Diskusi menyoroti fenomena people pleaser, yaitu kecenderungan seseorang untuk terus memenuhi harapan orang lain demi mendapatkan penerimaan, serta spiral of silence, kondisi ketika seseorang memilih diam karena takut dikucilkan oleh kelompoknya. Kedua fenomena ini menjadi pengingat bahwa keinginan untuk diterima tidak seharusnya membuat seseorang kehilangan jati diri maupun keberanian menyampaikan pendapat.
Dini menjelaskan, empati berarti berusaha memahami perasaan orang lain tanpa kehilangan kejernihan berpikir. Dalam membangun hubungan yang sehat, seseorang perlu belajar mendengarkan tanpa terburu-buru menghakimi atau menawarkan solusi.
“Syarat mutlak untuk berempati adalah diamnya mulut dan aktifnya telinga. Jangan memotong pembicaraan dan jangan langsung memberikan solusi di awal, karena terkadang orang hanya butuh divalidasi perasaannya,” ujar Dini.
Menurutnya, mendengarkan dengan sungguh-sungguh merupakan bentuk kepedulian yang sering kali sederhana, tetapi bermakna. Dengan memberikan ruang bagi orang lain untuk bercerita, seseorang dapat membantu menciptakan lingkungan yang lebih aman dan saling menghargai.
Pembahasan juga mengarah pada peran pemuda dalam menghadapi konflik sosial. Generasi muda diajak untuk tidak memperkeruh perselisihan, melainkan berusaha menjadi penengah yang menenangkan. Keberanian menegur perilaku perundungan (bullying) atau candaan yang menyakiti orang lain juga menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan yang lebih peduli.
Dalam konteks Hari Sumpah Pemuda 2026 yang mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”, kepedulian tidak harus selalu diwujudkan melalui tindakan besar. Prinsip Small Things Matter menegaskan bahwa kontribusi bagi bangsa dapat dimulai dari lingkungan terdekat, seperti menyapa orang lain dengan ramah, menghargai perbedaan, membantu sesama, hingga menjaga kebersihan lingkungan.
Melalui FRASA, Insania FM mengajak generasi muda untuk memaknai patriotisme secara lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari. Sebab, membangun Indonesia yang kuat tidak hanya membutuhkan keberanian dan ketangguhan, tetapi juga kemampuan untuk saling memahami, menghargai, dan menjaga satu sama lain.